Proses Pengamplasan pada Furniture Kombinasi Resin

Industri furnitur terus berkembang. Keanekaragaman produk dapat terlihat dari desain maupun finishing yang ditonjolkan. Mulai dari finishing natural, high gloss, rustic, resin, dan lain-lain. Selaras dengan itu, proses pengamplasan yang dilakukan pun berbeda-beda, tergantung dari jenis dan hasil finishing yang diinginkan. Apalagi, pengamplasan biasa dilakukan pada proses finishing yang sangat penting untuk menentukan kualitas suatu produk.

Untuk saat ini, banyak kita temui hasil finishing yang menggunakan bahan dari cat atau coating. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, sudah mulai banyak pabrik atau pengrajin yang menggunakan material dasar dari bahan resin. Resin memiliki hubungan yang sangat erat dengan amplas, karena dari awal hingga akhir, resin harus terus diamplas.

Permukaan awal resin setelah dicor atau dicetak biasanya memiliki tekstur yang sangat keras dan bergelombang. Hal ini menyebabkan dibutuhkannya proses pengamplasan yang tepat agar tidak terjadi pengamplasan berulang yang diakibatkan oleh penentuan grit yang kurang tepat.
Selain penting memikirkan lompatan grit, pemilihan jenis amplas yang tepat juga akan sangat memengaruhi hasil pengamplasan maupun permukaan resin yang hendak diamplas.

Urutan Proses Pengamplasan Resin agar Hasilnya Lebih Maksimal

proses pengamplasan
Proses pengamplasan resin agar hasilnya lebih maksimal. (dok. Woodmag)
proses pengamplasan
Before dan after proses pengamplasan resin. (dok. Woodmag)

Flow di atas memperlihatkan bagaimana proses pengamplasan terjadi dari awal sampai akhir sebelum diteruskan ke proses pemolesan. Sedangkan, untuk jenis amplasnya yang biasa digunakan adalah amplas bentuk belt dan disc dengan tipe finish 1 gold.

Pengamplasan tadi bisa didukung menggunakan mesin stroke sander dan mesin orbital sander, sehingga prosesnya dapat lebih efisien dalam segi waktu kerjanya.amplas finish 1 gold ini sangat baik digunakan untuk proses pengamplasan, karena memiliki pasir yang kuat dan tajam, sehingga akan sangat membantu proses sanding menjadi lebih mudah.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Backing Amplas

Berikut langkah-langkah polishing resin:

proses pengamplasan
Langkah-langkah polishing resin. (dok. Woodmag)

Setelah dilakukan pengamplasan, proses selanjutnya yaitu pemolesan agar mendapatkan hasil finishing yang lebih baik lagi, khususnya untuk finishing high gloss resin.

Baca Juga: Pengamplasan High Gloss Bidang Lengkung dengan Mesin Double Action Sander

proses pengamplasan
Finishing high gloss resin setelah selesai menjalani proses pemolesan. (dok. Woodmag)

Jika Anda punya bisnis di industri woodworking dan metal working, Ekamant menyediakan produk amplas dengan grit yang beragam, mulai dari grit #40 hingga #1000 untuk memenuhi kebutuhan finishing. Pasalnya, produk amplas yang tersedia di Ekamant cocok digunakan untuk woodworking dan metal working, dengan jenis amplas untuk plywood, high gloss, dan lain-lain.

Produk ampelas Ekamant juga dilengkapi dengan stearate yang berfungsi sebagai pelumas antara amplas dan benda kerja atau permukaan yang hendak diamplas. Ini akan memungkinkan ampelas bergerak lebih lancar di seluruh permukaan dan menghasilkan lebih sedikit gesekan, panas, dan statis.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi ekamantindonesia.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published.