
Pada mesin stroke sander, abrasive belt merupakan media utama yang melakukan proses pengamplasan pada permukaan benda kerja.
Namun, kualitas hasil sanding tidak hanya ditentukan oleh abrasive belt, melainkan juga oleh pad atau handblock yang memberikan tekanan pada bagian belakang belt.
Pad berfungsi sebagai movable platen, yaitu bantalan penekan yang dapat digerakkan oleh operator untuk mengontrol area kontak, distribusi tekanan, serta karakteristik proses sanding.
Pemilihan konstruksi pad yang tepat akan membantu menghasilkan permukaan yang lebih rata, mengurangi risiko sanding mark, mengikuti kontur benda kerja dengan lebih baik, serta memperpanjang umur abrasive belt.
Ilustrasi kerja pad pada mesin stroke sander:

Pad memberikan tekanan pada bagian belakang abrasive belt sehingga belt dapat mengikis permukaan benda kerja secara terkendali. Operator menggerakkan pad sepanjang belt sambil menggeser meja kerja maju-mundur untuk menghasilkan pola sanding yang merata.
Konstruksi Pad
Pad yang digunakan pada stroke sander umumnya bukan terdiri dari satu material saja, melainkan kombinasi beberapa lapisan.

Susunan tersebut banyak digunakan karena memberikan keseimbangan antara kekakuan, distribusi tekanan, dan rendahnya gesekan antara pad dan abrasive belt.
Pada mesin stroke sander, pad merupakan komponen yang memberikan tekanan pada bagian belakang abrasive belt selama proses sanding.
Pad tidak hanya berfungsi sebagai penekan, tetapi juga memengaruhi distribusi tekanan, kemampuan material removal, kualitas finishing, serta kemampuan mengikuti kontur benda kerja.
Secara umum, stroke sander pad dapat dibedakan berdasarkan material penyusunnya. Setiap jenis pad memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan.
Jenis-jenis stroke sander pad yang umum digunakan:
| Jenis Pad | Material Penyusun | Fungsi |
| Rigid Pad | Steel atau aluminium sebagai body, dilapisi graphite | Memberikan tekanan tinggi dan menghasilkan permukaan yang sangat rata. Cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kemampuan flattening dan material removal yang tinggi. |
| Felt Pad | Felt yang dilapisi graphite | Mendistribusikan tekanan secara lebih merata sehingga menghasilkan kualitas finishing yang lebih halus serta membantu mengurangi risiko sanding mark pada permukaan benda kerja. |
| Cork Pad | Cork yang dilapisi graphite | Memberikan keseimbangan antara kemampuan meratakan permukaan dan mengikuti sedikit kontur benda kerja, sehingga cocok untuk aplikasi sanding umum (general sanding). |
| Foam Pad | Foam yang dilapisi graphite | Memiliki fleksibilitas tinggi sehingga mampu mengikuti permukaan melengkung, radius, maupun profil yang kompleks tanpa memberikan tekanan berlebih pada area tertentu. |
Perlu diperhatikan bahwa material penyusun pad tidak secara langsung menentukan tingkat kekakuannya (stiffness).
Sebagai contoh, dua pad yang sama-sama menggunakan felt dapat memiliki karakteristik yang berbeda apabila ketebalan, densitas, atau konstruksi body yang digunakan tidak sama.
Oleh karena itu, selain mempertimbangkan jenis material, pemilihan pad juga perlu memperhatikan tingkat kekakuan yang sesuai dengan aplikasi sanding.
Panduan Memilih Pad
| Aplikasi | Tujuan | Pad |
| Panel Calibration | Meratakan panel | Rigid |
| General Wood Sanding | Sanding umum | Cork / Felt |
| Veneer | Finishing veneer | Felt |
| Edge Sanding | Area tepi | Cork |
| Profile & Contour | Profil melengkung | Foam |
| Sealer Sanding | Sebelum top coat | Felt |
| Top Coat Sanding | Sebelum poles | Soft Foam / Felt |
| Metal Surface Preparation deburring & scratch removal | Rigid | |
| Weld Blending | Meratakan las | Rigid |
Pemilihan stroke sander pad tidak dapat disamakan untuk setiap aplikasi. Pad yang lebih keras memberikan kemampuan meratakan permukaan dengan cepat, sedangkan pad yang lebih lunak lebih efektif mengikuti bentuk benda kerja dan menghasilkan kualitas finishing yang lebih halus.
Selain memilih tingkat kekerasan pad yang sesuai, penggunaan graphite cloth dan firm felt sebagai bagian dari konstruksi pad juga berperan penting.
Hal tersebut dapat menjaga distribusi tekanan, mengurangi panas akibat gesekan, serta memperpanjang umur abrasive belt. Kombinasi tersebut telah lama menjadi praktik yang umum digunakan pada aplikasi stroke sander untuk industri kayu maupun logam.
