Sunday, October 18

3 Desain Interior Tahun 80an yang Cocok Digunakan Lagi Saat Ini

3 Desain Interior Tahun 80an yang Cocok Digunakan Lagi Saat Ini

Tidak hanya menciptakan tren baru, tahun 2026 ini banyak tren lama yang sebelumnya telah menghilang kini hidup serta eksis kembali, salah satunya dari segi desain interior.

Tren desain interior yang populer dan ramai digunakan pada tahun 1980-an ternyata cukup menarik perhatian masyarakat yang hidup di zaman saat ini.

Mulai dari tren dapur yang penuh dengan interior kayu, hingga ruang tamu keluarga yang terlihat mewah, tren 80-an dalam desain interior memberikan nuansa nostalgia yang dibalut dengan estetika unik, sehingga gaya ini kembali memengaruhi tren desain interior modern dan diminati oleh banyak orang.

Menurut James Mellan-Matulewicz, direktur kreatif sekaligus desainer interior di Bobbi Beck, gaya interior tahun 80-an yang kembali diminati yaitu penggunaan pola berlapis hingga suasana ruang yang hangat dan terasa “hidup” dengan karakternya.

Apalagi mengingat tren ini mulai kembali naik setelah munculnya serial “Rivals” yang bercerita tentang persaingan sengit dan perebutan kekuasaan dalam industri penyiaran televisi independen, berlatar tahun 1986 di Inggris.

“Interior yang ditampilkan dalam serial ini terasa autentik dan penuh karakter, menjadikannya gaya yang ingin diterapkan oleh banyak pemilik rumah saat ini,” tambah James.

Seperti apa kira-kira tren 80-an yang cocok digunakan lagi di tahun ini untuk desain interior rumah Anda? 

Simak penjelasan lengkapnya karena artikel kali ini akan mengupas tentang tren-tren tersebut dan mana yang sebaiknya diadopsi maupun dihindari.

Tren desain interior 1980-an untuk digunakan kembali

1. Beragam pilihan finishing kayu

Jika Anda ingin memamerkan selera “kelas atas” di era 80-an, penggunaan panel dinding dan perabotan dari kayu gelap yang masif adalah suatu keharusan. 

Namun, bagaimana elemen ini bisa diterapkan dalam interior modern dengan pendekatan minimalisme hangat tanpa terkesan berat atau berlebihan?

Panel kayu ialah tren utama pada masa itu, tidak hanya pada dinding tapi juga langit-langit. Jika sekitar 40 tahun lalu pemilik rumah merasa wajar memadukan pelapis dinding menyeluruh ini dengan perabotan berlapis lacquer dan beberapa elemen kayu pinus, kini tampilan seperti itu bisa jadi terasa berlebihan.

Untuk itu, sebaiknya Anda memadukan memadukan sentuhan akhir kayu dengan material lain demi menciptakan tampilan yang lebih terkonsep. 

Misalnya, memadukan logam poles dengan material yang berkesan lebih rustik, seperti kayu ek bisa jadi pilihan, alih-alih memadukannya dengan material beludru berwarna permata dan lacquer gelap. 

Pasalnya, perpaduan tersebut akan menghadirkan nuansa klasik dari era 80-an tanpa sekadar seperti sedang meniru saja.

2. Rumah vintage bergaya rustik

Tren interior bergaya rustik masih menjadi favorit hingga hari ini, terutama ketika diaplikasikan di dapur. 

Biasanya, material yang digunakan seperti kayu pinus, serta dipenuhi vas berisi bunga kering dan paduan tirai, kerai, dan kap lampu dengan motif senada yang terinspirasi dari nuansa alam pedesaan. 

Gaya rustik ini masih sangat layak dipertimbangkan jika Anda menginginkan suasana hunian yang terasa hangat, nyaman, dan santai.

Jika Anda ingin menghadirkan sentuhan vintage ke dalam rumah, kuncinya adalah mencoba untuk tidak terlalu berlebihan. Cobalah untuk memilih elemen-elemen spesifik yang Anda sukai dan padukan dengan perabotan kontemporer.

Hal ini bisa diwujudkan melalui langkah sederhana, seperti menggunakan beberapa lap dapur bermotif bunga yang dipadukan dengan memajang peralatan masak bergaya vintage di rak terbuka. 

Untuk pendekatan yang lebih menyeluruh dan selaras dengan tren dapur terkini, bisa gunakan kabinet kayu untuk menciptakan tampilan modern rustik.

3. Furniture yang memiliki lekukan

Pada era 80-an, pemilik rumah cenderung menghindari garis-garis tegas dan detail linear, serta lebih memilih furnitur melengkung, seperti sofa yang tampak padat dan membulat, serta meja dengan bentuk oval atau asimetris.

Meskipun sofa model “cloud” serta sofa bersiluet melengkung sedang populer saat ini, lupakan warna-warna netral karena pelapis furnitur era 80-an justru tampil dengan warna-warna cerah yang terlihat mencolok dan memikat.

Sofa melengkung dapat menghadirkan siluet khas era 80-an yang menyenangkan ke dalam ruang keluarga, namun untuk membuatnya tetap terasa cocok dan lebih modern, Anda bisa menambahkan sentuhan akhir dengan sofa berbahan bouclé atau beludru, agar tampilannya tetap terasa segar.

Selain itu, furnitur dengan material kayu, marmer, dan kaca juga kembali diminati. Berbeda dengan tahun 80-an, material ini kini hadir dalam siluet yang lebih lembut dan halus, tidak lagi menonjolkan kesan berlebihan era 80-an, melainkan lebih mengarah pada estetika “luxury” saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Toggle Dark Mode