
Rumah tidak lengkap tanpa adanya furnitur. Dari situ, furnitur rumah memegang peran yang sangat memengaruhi kehidupan kita sehari-hari dan harapannya bisa awet.
Mulai dari memberikan kenyamanan, kegunaan yang sesuai kebutuhan, hingga daya tarik visualnya yang membuat sebuah ruangan di rumah terasa lebih “hidup”.
Berinvestasi pada furnitur berkulitas sangat penting, tetapi hal yang tidak kalah penting adalah memastikan umur furnitur tersebut bisa awet digunakan hingga bertahun-tahun.
Dengan menerapkan beberapa praktik mendasar, Anda dapat memperpanjang umur pakai furnitur secara signifikan, menjaga keindahan dan fungsinya selama bertahun-tahun yang akan datang.
Berikut beberapa cara yang bisa Anda perhatikan untuk menjaga agar furnitur rumah lebih awet, sebagaimana dilansir dari Cellini.
5 Cara Menjaga agar Furnitur Rumah Awet
1. Perhatikan materialnya
Jenis material yang digunakan dalam furnitur Anda merupakan penentu utama umur pakainya. Tingkat ketahanan material tertentu terhadap keausan, kerusakan, dan faktor lingkungan juga berpengaruh.
Seperti kebanyakan produsen, furnitur dibuat dengan medium-density board (MDF) atau papan kepadatan menengah, dilapisi dengan lembaran kayu alami dan kayu lapis yang digunakan untuk konstruksi.
Saat memilih furnitur, pertimbangkan tujuan penggunaan dan penempatannya. Untuk area dengan lalu lintas tinggi atau ruang yang rawan tumpahan, pilih material yang mudah dirawat dan tahan terhadap noda.
Periksa furnitur Anda secara berkala untuk mengetahui tanda-tanda kerusakan atau ketika mulai menunjukkan kelemahan, dan atasi masalah segera agar tidak semakin parah.
2. Lakukan perawatan dan pembersihan yang tepat
Untuk menjaga kualitas furnitur, pembersihan dan perawatan berkala sangat penting. Debu, kotoran, dan tumpahan dapat secara bertahap merusak lapisan dan struktur furnitur Anda.
Untuk itu, bersihkan debu secara teratur dengan kain lembut dan pembersih kayu untuk membersihkan furnitur kayu yang lebih mendalam. Hindari pembersih abrasif atau air berlebihan, karena dapat merusak lapisannya.
Furnitur berlapis kain membutuhkan penyedotan debu secara teratur untuk menghilangkan kotoran, sementara furnitur kulit akan lebih baik jika dibersihkan dengan handuk lembap.
3. Perhatikan penggunaan dan penempatannya
Bagaimana Anda menggunakan furnitur dan di mana Anda meletakkan furnitur dapat secara signifikan memengaruhi masa pakainya.
Furnitur disarankan agar tidak terkena sinar matahari langsung atau dekat dengan sumber panas. Pasalnya, paparan terus-menerus dapat menyebabkan pemudaran warna, perubahan bentuk, dan kerusakan material.
Perhatikan distribusi berat, terutama untuk barang-barang seperti sofa dan kursi. Hindari membebani rak dan laci secara berlebihan untuk mencegah kerusakan struktural.
Sebaiknya hindari duduk di tempat yang sama di sofa karena berganti tempat duduk membantu meratakan keausan.
Selain itu, pertimbangkan dampak hewan peliharaan dan anak-anak terhadap furnitur Anda. Berikan tindakan perlindungan, seperti menggunakan penutup furnitur atau melatih hewan peliharaan untuk tidak naik ke bagian-bagian tertentu.
Tindakan pencegahan dapat meminimalkan risiko kerusakan yang tidak disengaja dan memastikan furnitur tetap dalam kondisi terbaik.
4. Kualitas konstruksi
Kualitas konstruksi furnitur juga merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan daya tahannya. Furnitur yang dibuat dengan baik cenderung lebih tahan lama daripada furnitur yang dibuat dengan buruk.
Pertimbangkan detail seperti sambungan, perangkat keras, dan keseluruhan pengerjaan saat membeli furnitur. Periksa laci, pintu, dan engsel untuk memastikan kelancaran pengoperasian dan daya tahannya.
Berinvestasi pada furnitur berkualitas tinggi dari produsen ternama mungkin awalnya lebih mahal, tetapi manfaat jangka panjang dalam hal daya tahan dan umur pakai sangat sepadan.
5. Kontrol suhu dan kelembapan
Fluktuasi suhu dan kelembapan dapat sangat memengaruhi umur furnitur. Kayu yang rentan terhadap variasi tingkat kelembapan mengembang dan menyusut seiring dengan berubahnya tingkat kelembapan.
Usahakan suhu dan tingkat kelembapan ruangan tetap stabil untuk menjaga lingkungan yang optimal bagi furnitur Anda.
Pertimbangkan untuk menggunakan dehumidifier dan humidifier di area lembap dalam kondisi yang lebih kering. Ini membantu mencegah perubahan bentuk, retak, dan bentuk kerusakan terkait kelembapan lainnya.
Selain itu, hindari menempatkan furnitur langsung di dinding luar atau di dekat ventilasi, karena lokasi-lokasi ini dapat membuatnya terpapar suhu ekstrem.
Memastikan umur panjang furnitur Anda membutuhkan kombinasi pemilihan yang cermat, perawatan yang tepat, dan penggunaan yang bijaksana.
Berinvestasi pada material berkualitas tinggi, melakukan pembersihan secara teratur, memperhatikan penempatan, memprioritaskan furnitur yang kokoh, dan mengendalikan lingkungan dalam ruangan dapat memperpanjang umur furnitur secara signifikan.
