Tuesday, August 18

MANAGEMENT

Memahami Identitas Mampu Telusur pada Produk dalam Manufaktur
MANAGEMENT

Memahami Identitas Mampu Telusur pada Produk dalam Manufaktur

Dalam industri manufakturing yang serba cepat, mampu melacak produk dengan tepat telah menjadi komponen penting untuk memastikan kualitas, kepatuhan, dan transparansi rantai pasokan. Aktivitas ini seringkali disebut dengan mampu telusur produk. Mampu telusur produk adalah keterlacakan produk mengacu pada kemampuan melacak dan menelusuri setiap langkah perjalanannya, mulai dari bahan mentah hingga pengiriman akhir. Bagi produsen, penerapan sistem keterlacakan yang efektif tidak hanya memastikan kelancaran operasi tetapi juga kepatuhan terhadap standar global dan kemampuan untuk segera mengatasi tantangan seperti penarikan kembali produk atau masalah kualitas. Keterlacakan produk dalam manufaktur mengacu pada kemampuan untuk melacak dan menelusuri produk sepanjang siklus hidupnya: d...
Pengertian dan Pentingnya Penjadwalan Produksi dalam Manufaktur
MANAGEMENT

Pengertian dan Pentingnya Penjadwalan Produksi dalam Manufaktur

Produksi merupakan proses yang cukup kompleks, di mana berbagai aspek komponen dan sumber daya menjadi satu kesatuan. Agar dapat memastikan alur produksi tetap berjalan lancar, maka perlu rancangan awal untuk mengelolanya, tahapan ini seringkali disebut penjadwalan produksi atau production scheduling. Bagi manajemen manufaktur, penjadwalan produksi menjadi aspek yang penting dalam mengoptimalkan performa operasional. Penjadwalan produksi atau production scheduling merupakan tahapan perencanaan dalam produksi yang merincikan kapan dan bagaimana proses produksi berlangsung.  Termasuk dalam  merencanakan urutan, waktu, dan pemanfaatan sumber daya mulai dari bahan baku, mesin, hingga tenaga kerja. Dengan ini perusahaan akan berhasil mampu menekan biaya, mengurangi lead...
Mempelajari Pentingnya Continuous Improvement bagi Perusahaan
MANAGEMENT

Mempelajari Pentingnya Continuous Improvement bagi Perusahaan

Konsep continuous improvement menjadi salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Pasalnya, perusahaan yang mampu meningkatkan produktivitasnya dengan cara efisien dan berkelanjutan akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan.  Continuous improvement adalah pendekatan managerial yang bertujuan untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan pada proses, produk, atau layanan dalam sebuah organisasi.  Ada pepatah mengatakan, “Bergerak seperti kura-kura, Jangan berlari seperti kelinci. Bergerak lambat tetapi konstan akan lebih baik dibandingkan bergerak cepat tetapi hanya sementara.” Dengan filosofi ini, perusahaan berusaha untuk mengurangi pemborosan, meningkatkan kualitas, dan memastikan efisiensi di seluruh bagian organisasi.&nbs...
Training Pengamplasan PT Ekamant Indonesia dengan PT Woodone Integra Indonesia
MANAGEMENT

Training Pengamplasan PT Ekamant Indonesia dengan PT Woodone Integra Indonesia

PT Ekamant Indonesia mengadakan training pengamplasan di PT Woodone Integra Indonesia. Training kali ini membawakan materi seputar pengenalan dasar-dasar amplas dan masalah yang seringkali muncul dalam proses pengamplasan. Kegiatan ini merupakan kali kedua PT Ekamant Indonesia memberikan in-house training di PT Woodone Integra Indonesia.  Kegiatan ini merupakan bagian dari tujuan untuk meningkatkan sinergi antara PT Ekamant Indonesia dan PT Woodone Integra Indonesia demi mencapai hasil produksi terbaik dan efisien. Pelatihan dibuka dengan sesi materi Sesi pertama merupakan sesi pemberian materi di dalam kelas dengan pemberian materi tentang dasar-dasar amplas dan permasalahan dalam pengamplasan. Materi dibawakan oleh bapak Andri Franniko selaku trainer sekaligus...
Produktivitas vs Kualitas, Mana yang Lebih Dulu?
MANAGEMENT

Produktivitas vs Kualitas, Mana yang Lebih Dulu?

Di dunia bisnis, persaingan berkembang menjadi semakin ketat dan kompetitif. Jika melihat kondisi saat ini, banyak sekali berbagai produsen saling bersaing untuk menawarkan satu jenis barang yang sama. Banyaknya pilihan tersebut semakin membuka lebar keinginan pembeli untuk memilih produk yang paling cocok dengannya, di mana mereka memiliki kebebasan memilih yang semakin besar pula. Kondisi ini disebut dengan Buyer’s Market atau pasar pembeli. Hal ini tentu sangat berbeda dengan keadaan masa lalu, di mana pilihan konsumen sangat terbatas atau yang dikenal dengan istilah Seller’s Market. Dalam posisi Buyer’s Market seperti sekarang, tidak ada pilihan bagi produsen kecuali bersaing dengan produsen lainnya dalam segala hal, Mulai dari kualitas barang, kualitas harga, kualitas saluran...
Mengupas 9 Metode Continuous Improvement
MANAGEMENT

Mengupas 9 Metode Continuous Improvement

Dalam industri manufaktur, continuous improvement diterapkan dengan berbagai teknik yang bertujuan untuk mengurangi pemborosan, meningkatkan efisiensi operasional, serta meningkatkan kepuasan pelanggan. Pentingnya continuous improvement di industri manufakturing Penerapan continuous improvement dalam industri manufakturing memberikan banyak manfaat yang berkontribusi pada keberhasilan perusahaan.  Berikut adalah empat alasan utama mengapa konsep ini sangat penting: Meningkatkan Efisiensi Operasional Perbaikan berkelanjutan membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengurangi aktivitas yang tidak bernilai tambah dalam proses produksi, sehingga meningkatkan produktivitas. Mengurangi Pemborosan dan Biaya Produksi Teknik seperti Lean Manufacturing dan Just-in-Time ...
Mempelajari Konsep Dasar Monitoring dan Evaluasi di Perusahaan
MANAGEMENT

Mempelajari Konsep Dasar Monitoring dan Evaluasi di Perusahaan

Monitoring dan Evaluasi (Monev atau ME) adalah dua kata yang memiliki aspek kegiatan berbeda tapi sama pentingnya dalam sistem manajemen perusahaan. Monitoring merupakan kegiatan untuk mengetahui apakah program yang dibuat dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Dari sini, monitoring menemukan jika ada hambatan yang terjadi dan bagaimana penyelesaiannya. Selain itu, monitoring juga menjadi alat pengendalian yang baik untuk memperhatikan seluruh implementasi dari rencana yang ditetapkan sebelumnya. Maka dari itu, monitoring menekankan pada pemantauan proses pelaksanaan yang ditekankan untuk tujuan supervisi. Proses dari monitoring itu sendiri meliputi tiga tahapan penting, yaitu: Menetapkan standar pelaksanaan, target waktu, dan person...
Memahami Konsep 3 ‘Gen’ untuk Kaizen
MANAGEMENT

Memahami Konsep 3 ‘Gen’ untuk Kaizen

Dalam menerapkan, ada konsep yang dikenal dengan 3 Gen. Konsep ini merupakan awalan tiga kata yang berasal dari bahasa Jepang, yaitu Genba, Genbutsu, dan Genjitsu. Genba dalam bahasa Jepang memiliki arti lokasi kejadian atau tempat sebenarnya. Maksudnya di sini yaitu konsep manajemen yang melihat lokasi secara langsung atau real place.  Sedangkan Genbutsu mengacu pada sistem perbaikan. Kata ini seringkali diartikan sebagai “Go and See” dan menjadi prinsip utama dari Toyota Production System (TPS). Ketiganya ini digunakan sebagai inti pemecahan masalah yang bertujuan untuk memudahkan identifikasi permasalahan yang terjadi dalam praktek produksi ramping (lean) di perusahaan. Lantas, bagaimana penjelasan lengkap mengenai 3 Gen ini? Konsep 3 Gen untuk Kaizen Genba (現場),...
Toggle Dark Mode