
Harga furnitur umumnya tidak murah. Untuk itu, Anda tentu ingin memastikan bahwa furnitur di rumah bisa awet selama bertahun-tahun. Karena itu, perlu ada perawatan rutin yang dilakukan untuk mencegahnya mengalami kerusakan yang cepat.
Sayangnya, ada kebiasaan kita yang justru mampu merusak furnitur dan mempersingkat umur pakainya. Kebiasaan ini seringkali dilakukan dengan tidak sengaja, di mana aktivitas yang dilakukan setiap hari bisa saja merusak furnitur Anda.
Karena itu, dengan memperhatikan tujuh kebiasaan yang merusak ini, Anda dapat memperpanjang umur furnitur dan memaksimalkan investasi di barang ini!
Perhatikan 7 kebiasaan ini yang bisa merusak furnitur
1. Memindahkan furnitur dengan cara yang tidak tepat
Jika Anda merasa tidak sabar menunggu pasangan atau teman sekamar Anda pulang untuk membantu memindahkan furnitur di ruangan, ingatlah bahwa memindahkan furnitur dengan tidak benar dapat menyebabkan kerusakan permanen.
Maksudnya di sini adalah ketika Anda menyeret dan mendorong furnitur, bukan mengangkatnya. Hal ini dapat menyebabkan furnitur retak, patah, dan rusak. Selain itu, lantai Anda juga dapat rusak akibat goresan yang ditimbulkan.
Bahkan jika Anda sedang terburu-buru, sebaiknya menyewa seseorang untuk membantu memindahkan furnitur. Meskipun Anda perlu mengeluarkan uang sebagai gantinya, namun cara ini paling aman karena memindahkan furnitur dengan benar akan membantu furnitur tersebut bertahan lebih lama.
2. Tidak mengikuti aturan perawatan yang benar
Ketika hendak membersihkan furnitur yang bernoda, lengket, atau berdebu, penting untuk Anda memperhatikan teknik pembersihan agar tidak menyebabkan kerusakan yang lebih lanjut. Apalagi jika furniturnya mahal, Anda mungkin ingin merawatnya dengan ekstra hati-hati agar umur pakainya awet hingga puluhan tahun.
Sebaiknya hindari menggunakan pembersih furnitur yang mengandung bahan kimia keras. Untuk dapat mengaplikasikan pembersih furnitur dengan baik yaitu dengan membaca petunjuk perawatan yang ada.
Jika Anda ragu untuk melakukannya sendiri, Anda bisa memanggil orang yang memang punya spesialisasi membersihkan furnitur. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir ketika bingung untuk membersihkan furnitur di rumah.
3. Menggunakan penyedot debu yang salah
Penting untuk berhati-hati saat membersihkan furnitur Anda dengan penyedot debu. Pasalnya, komponen daya hisap penyedot debu perlu disesuaikan dengan permukaan yang hendak dibersihkan. Seringkali komponen daya hisap dan bahan pelapis yang halus tidak cocok, hal ini tentu akan berakibat buruk kepada furnitur Anda.
Oleh karena itu, Anda harus selalu memastikan untuk menggunakan penyedot debu khusus untuk membersihkan pelapis furnitur.
4. Duduk di sandaran lengan furnitur
Jika Anda pernah duduk di sandaran lengan sofa atau kursi saat pesta yang ramai, jangan jadikan itu kebiasaan. Melakukan hal itu adalah salah satu cara untuk merusak bantalan di sana dan menyebabkan furnitur menjadi lebih cepat rusak.
5. Menempatkan furnitur di bawah sinar matahari langsung
Menempatkan furnitur Anda di bawah sinar matahari langsung dapat memiliki efek buruk, terutama untuk furnitur yang menggunakan bahan seperti kayu, kulit, dan kain pelapis. Mengapa demikian? Seiring waktu, sinar UV dapat mengeringkan kayu, membuat kulit retak, dan memudarkan warna-warnanya.
Untuk mengurangi risiko kerusakan, pastikan untuk memasang tirai jendela yang dapat Anda tutup saat sinar matahari terlalu terik atau posisikan furnitur sehingga berada di tempat lain di dalam ruangan Anda.
6. Tidak menggunakan bantalan pelindung
Alas gelas, alas meja, dan sejenisnya memang sangat bermanfaat! Alas ini membantu mencegah noda, bekas, dan goresan, dan sangat bermanfaat untuk digunakan pada permukaan kayu dan kaca.
Apalagi mengingat noda air bisa tertinggal di furnitur kayu yang jika dibiarkan terus menerus, bekasnya akan memengaruhi warna asli dari kayunya. Jadi, Anda bisa mulai meletakkan nampan dekoratif di atas meja kopi untuk mengurangi kemungkinan cairannya akan tumpah ke meja dan meninggalkan bekas.
7. Mengisi bagian laci terlalu penuh
Anda mungkin tidak menyadari mengisi laci atau rak hingga penuh untuk menyembunyikan barang-barang yang berantakan atau agar tidak berserakan di lantai, tetapi kebiasaan ini tidak akan memperpanjang umur furnitur Anda. Seiring waktu, laci dapat melorot, melengkung, atau menjadi tidak sejajar akibat menopang beban yang terlalu berat. Karena itu, Anda perlu mendistribusikan barang secara merata di seluruh rak untuk menghindari tekanan yang tidak perlu.
