
Orbital sander adalah mesin pengamplasan tangan yang digunakan untuk meratakan dan menghaluskan permukaan material.
Dengan gerakan amplas berputar dan berorbit, alat ini banyak digunakan dari tahap awal hingga finishing.
Salah satu fitur pada mesin ini adalah pengaturan speed.
Namun, pengaturan speed sering dianggap hanya mengatur cepat atau lambat, padahal speed berpengaruh terhadap hasil pengamplasan, karakter goresan, panas, dan efisiensi proses.
Lalu, bagaimana sebenarnya pengaruh pengaturan speed tersebut?
Speed memengaruhi proses pengamplasan dalam beberapa hal, seperti:
- Material Removal Rate: Semakin tinggi speed, semakin cepat material terangkat atau terkikis.
- Scratch Depth: Speed tinggi menghasilkan goresan/scratch yang lebih dalam.
- Heat Generation: Speed tinggi meningkatkan panas akibat gesekan.
- Visual Finish: Speed rendah menghasilkan scratch yang lebih seragam dan halus.
Pengaturan speed yang berbeda dapat menghasilkan karakter permukaan hasil pengamplasan yang berbeda, meskipun grit yang digunakan sama.

Diagram Hubungan Speed vs Agresivitas Pada Mesin Orbital Sander

Ilustrasi Scratch pada Setiap Speed dengan Grit Amplas yang Sama

Dengan menggunakan grit amplas yang sama, perbedaan pengaturan speed akan menghasilkan pola scratch yang berbeda.
Speed tinggi cenderung menghasilkan scratch yang lebih jelas dan agresif, sedangkan speed rendah menghasilkan pola scratch yang lebih halus dan lebih terkontrol.
Dampak Penggunaan Speed yang Tidak Tepat
Pengaturan speed yang tidak sesuai dapat menimbulkan berbagai masalah dalam proses pengamplasan, antara lain:
- Speed terlalu tinggi saat finishing dapat menyebabkan munculnya swirl mark, scratch masih terlihat setelah coating, serta panas berlebih pada permukaan.
- Speed terlalu rendah pada tahap awal membuat proses pengamplasan menjadi kurang efektif, kemampuan mengikis kurang, dan operator cenderung menambah tekanan.
Dalam banyak kasus, pengaturan speed yang tidak tepat sering dikompensasi dengan tekanan berlebih, yang justru memperburuk kualitas hasil pengamplasan dan meningkatkan risiko cacat pada permukaan.
Speed pada orbital sander bukan sekadar pengatur kecepatan kerja, melainkan parameter penting dalam kontrol kualitas hasil sanding. Pengaturan speed yang tepat, dikombinasikan dengan grit dan tekanan yang sesuai, dapat membuat proses kerja lebih efektif dan efisien, meningkatkan hasil akhir atau kualitas, mengurangi rework, dan memperpanjang umur amplas.
